Pertama, Maiyah tidak menyebabkan dunia sebagai tujuan.
Kedua, Maiyah tidak memposisikan dunia sebagai kawasan membangun kehidupan yang konkret menurut kesejatian dan keabadian.
Ketiga, Maiyah tidak berminat untuk mempunyai dan menguasai dunia.
Keempat, Maiyah tidak punya kesanggupan dan perangkat untuk mengubah kehidupan insan di dunia.
Kelima, Maiyah tidak berani ikut melaksanakan perusakan atas rahmat dan amanah Allah.
Keenam, tidak punya daya untuk menuntaskan masalah-masalah insan di dunia, apalagi menjadi dan menambah masalah.
Ketujuh, Maiyah takut terlibat di dalam keserakahan keduniawian, penganiayaan hakikat dan martabat manusia, kolonialisasi terhadap bangsa-bangsa, pemalsuan literasi, penggelapan intelektualitas, pemincangan mentalitas, pemenggalan spiritualitas. Terlebih lagi melaksanakan pelecehan terhadap eksistensi dan hak Allah, penghinaan terhadap Agama-Nya serta para pecinta-Nya, pada tingkat dan kadar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kedelapan, Maiyah sekadar berikhtiar mengurangi beban-beban yang ditimbulkan oleh hubbud-dunya dan intisyarul-fasad.
Kesembilan, Maiyah menempuh jalan biar tidak ikut sakit-dunia, tidak ikut dianiaya apalagi menganiaya, tidak ikut menipu, memperdaya, mengebiri, membonsai, menjebak, menggerogoti, melampiaskan keserakahan, mengkolonialisasi dan mengimperialisasi.
Kesepuluh, Maiyah berikhtiar dengan rasa syukur dan husnudh-dhon biar dijadikan belahan dari perkenan “gabah dèn interi” oleh Allah untuk menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya.
Maka saya menganjurkan menjauhlah dari jalan sunyi Maiyah. Nikmatilah dunia, serakahilah keduniawian, bergabunglah pada kekuasaan, raihlah jabatan, program, proyek, kemajuan dan sukses. Atau lawanlah semua itu dengan pemberontakan, revolusi, atau gerakan-gerakan anak bangsa model apapun.
Semoga keputusan kalian ditanggapi oleh amr Allah swt, irodah Rasulullah saw dan gelombang hamba-hamba yang Beliau berdua cintai dan menyayangi Beliau berdua.
Mataair Maiyah 5,
Kadipiro, November 2017
Kadipiro, November 2017
#Tajuk
https://www.caknun.com/2017/gabah-den-interi/